Tak pernah ku sangka, aku berada di kondisi tersebut..
Saat semua terasa jauh..
Ya, aku yang sedang berada di perantauan..
Beberapa hari lalu aku berada di kondisi yang tergolong tidak baik..
Mual, perih, sakit.. itu yang kurasa..
Rintihan, tangis.. itu yang terjadi..
Aku ingin pulang..
Aku ingin lekas pulang..
Begitulah yang terucap..
Aku ingin bersama mama..
Itulah yang ku inginkan pada kondisi itu..
Ya, aku yang sedang di perantauan..
Minggu, 15 Mei 2016 sekitar pukul 4 pagi.
Aku jatuh sakit..
Bahkan sakit yang tak pernah kurasakan selama 3 tahun di tanah orang.,
Sakit yang begitu tiba-tiba..
Aku tak pernah terpikir bahwa aku akan terbaring beberapa hari, bolak-balik ke klinik ataupun Rumah Sakit saat aku jauh disini..
Karena selama ini aku baik-baik saja.
Tapi aku menemukan takdir ku, aku diberikan ujian oleh Allah..
Yang pada saat aku pertama kalia merasakan kesakitan itu..
Aku bahkan mengira aku akan pergi, aku telah sampai waktunya pulang, waktunya dijemput..
Tapi aku memelas, aku belm siap ntuk pergi, dan meminta waktu untuk diulur..
Semua jelas memang karena kesalahan ku yang kurang memperhatikan kesehatan..
Membiarkan begitu saja sistem pencernaan ku sering terabaikam..
Tak begitu memikirkan sistem ekstresi ku..
Dan akhirnya sampailah pada titik dimana, satu kejadian sulit terjadi..
Aku terbaring sakit..
Sakit yang tak pernah ku bayangkan aku akan megalaminya..
Dan hasil diagnosa pertama yang cukup membuat ku shock..
Kata dokter, kemungkinan aku terkena usus buntu..
Saat mengetahui hal tersebut, dalam diri ku langsung menolak mentah-mentah.. aku takut operasi..
Semua teman yang ku ceritakan keluhan ku berkata, kemungkinan benar usus buntu karena aku merasa sakit di bagian perut kanan.. dan mereka langsung menanyakan "operasi?"
Sedih, mengetahui kata tersebut..
Tapi, tidak.. tidak berhenti sampai disitu..
Aku tetap menahan rasa sakit ku beberapa hari..
Hingga ditemukan hasil yang cukup meyakinkan..
Hasil USG menyatakan bahwa terdapat penyumbatan di ureter kanan ku, ada batu kristal 5,3mm disana..
Itulah yang menyebabkan aku merasakan sakit yang luar biasa setiap kali aku bergerak, tidak hanya pada perut bagian kanan bawah saja.
Aku sedikit lega dan punya harapan, aku tidak ingin di operasi..
Aku disarankan minum air yang banyak, jangan menahan buang air kecil lagi..
Sampai akhirnya hari ini..
Aku bisa menulis di blog ini, 20 Mei 2016..
Alhamdulillah, sakit ku sudah berkurang, aku lebih bisa bergerak leluasa..
Walaupun masih ada sedikit trauma untuk bergerak terlalu lincah, tak selincah sebelum semuanya terjadi..
Semua berkat doa mama, bapa, teman-teman..
dan kuasa Allah pastinya
Aku hanya bisa berpesan,
sayangi sistem pencernaan, sistem ekskresi..
dan bersyukurlan masih bisa bergerak bebas..
karna pada saat nikmat tersebut diambil, maka kau akan menyesalinya..
Aku pun juga ingin berusaha..
Aku tidak ingin lagi masuk IGD..
dan karna sakit itu aku pertama kalinya masuk IGD..
Semoga Allah selalu merahmati kita semua, dan tetap jaga kesehatan ya teman-teman :)
Sungguh, pengalaman hidup ini.. mengajarkan banyak hal
Tidak ada komentar:
Posting Komentar